Dengan Dalih Khawatir Telat Datang Saat Paripurna

Wow!!! Jelang Pemilihan Wabup, 35 Anggota Dewan Merangin Akan Diinapkan di Hotel, Rencana di Bungo

Ketua dan Wakil Ketua Panlih Pilwabup Merangin
Ketua dan Wakil Ketua Panlih Pilwabup Merangin /


Penulis: Himun Zuhri | Beritajam.net | Berani Beda

MERANGIN,BERITAJAM.NET -- Sebanyak 35 anggota DPRD Merangin menjelang pemilihan wakil bupati sesuai rencana akan diinapkan di salah satu hotel di Kabupaten Bungo.

Hal ini dilakukan dengan dalih agar dapat mengantisipasi keterlambatan para anggota dewan sebagai pemilik hak suara supaya tidak terlambat datang pada momen istimewa itu.

Rencana ini dibenarkan ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Pilwabup Merangin As'ari Elwakas saat di wawancarai awak media pada Kamis (4/8/2022) sore di komplek DPRD Merangin.

Apuk sapaan akrab politisi Demokrat ini mengatakan rencana yang akan dilakukan ini wujud dari ke khawatiran Sekwan Fauziah pada saat hari H pemilihan yang jatuh pada Senin, 8 Agustus 2022.

"Tadi rapat dengan Sekwan, ada kekhawatiran beliau ketika hari H itu dikhawatirkan anggota terlambat, dalam posisi dimana, gitukan," kata Apuk didampingi wakil ketua Panlih Taufiq.

Sebab lanjut Apuk ini paripurna istimewa sehingga Sekwan menyarankan agar seluruh anggota dewan diinapkan di satu tempat.

"Karena ini adalah paripurna yang sangat istimewa sekali, tadi beliau memberi saran sebaiknya diberadakan di satu tempat," tambah Apuk.

Terkait lokasi rencananya di salah satu hotel di Kota Bungo yang jangkauan lebih dekat, memang sempat beredar kabar pilihannya di Bungo dan Kota Lubuk Linggau.

"Kalau tidak di Merangin paling jauh di Bungo," katanya. Bagaimana dengan Kota Linggau yang masuk nominasi? "Linggau tidak ada," tegasnya.

Apuk kembali menekankan bahwa ini, murni untuk kepentingan kekompakan kehadiran anggota dewan pada saat menghadiri paripurna yang juga mengundang tamu dari luar kabupaten Merangin.

"Kita kan memang murni mau membuat sebuah kekompakan, kalau berangkat bisa ontime kesini," jelas anggota dewan dua periode ini.

Lalu selain anggota dewan siapa saja, pihak-pihak yang juga akan diinapkan di hotel pada Sabtu (7/8/2022) malam jelang hari pemilihan tersebut?.

"Yang diikutkan cuma pengawalan dari pihak kepolisian," ujarnya.

Sementara pihak pengawas (Kejari, Polres, Kodim) jelas Apuk tidak diikutkan karena mereka hanya mengawasi proses pemilihan. Dan hanya diinapkan satu malam.

"Nginap hanya semalam dan hanya untuk mengkoordinir pada hari H saja," pungkasnya (*).