*Pemilik Sapi Juga Akan Diberi Sanksi

Viralnya Sapi di Kantor Bupati, H Mashuri: Ini Kelalaian Penjagaan dan Akan Disanksi

Terlihat kondisi halaman kantor bupati Merangin saat di datangi kawanan Sapi yang belum diketahui pemiliknya, Poto: Ist
Terlihat kondisi halaman kantor bupati Merangin saat di datangi kawanan Sapi yang belum diketahui pemiliknya, Poto: Ist /


MERANGIN,beritajam.net - Masuknya beberapa ekor sapi ke halaman depan Kantor Bupati Merangin pada Minggu (11/7/2021) yang terlanjur viral tersebut disikapi Plt. Bupati Merangin H Mashuri.

Plt Bupati menegaskan, peristiwa yang tidak mengenakan itu terjadi akibat kelalaian petugas penjagaan yang dilaksanakan oleh petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

‘’Hal ini mestinya tidak perlu terjadi, seandainya petugas jaga tidak melalaikan tugasnya. Apapun alasannya, seharusnya masih ada satu atau dua orang yang tetap berjaga di Pos Penjagaan depan Kantor Bupati Merangin,’’ ujar H Mashuri.

Menurut H Mashuri atas kelalaian itu, petugas segera akan diberi sanksi sebab petugas penjagaan dinilai telah melalaikan tugasnya, sehingga sejumlah sapi tersebut bisa masuk ke kawasan pelataran Kantor Bupati Merangin.

Menindaklanjuti kejadian itu, Plt Bupati Merangin telah memanggil Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Merangin Shobraini, juga akan memanggil pihak-pihak terkait lainnya.

Disamping itu, siapa pemilik sapi-sapi yang telah membuat heboh itu sedang ditelusuri. Jika sudah tahu siapa pemilik sapi tersebut, juga akan dipanggil atas kelalaian membiarkan ternaknya berkeliaran.

Pemilik sapi yang bebas berkeliaran di halaman depan Kantor Bupati Merangin, akan dikenakan sanksi melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Merangin Nomor 12 tahun 2004, tentang penertiban ternak.

Plt Bupati menghimbau para pemilik ternak, untuk tidak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran kemana-mana atau dikandangkan, sehingga tidak mengganggu ketertiban umum.

Untuk diketahui, Pada Minggu (11/7/2021) sore sekitar pukul 16.00 Wib salah satu ASN Noprizal yang bertugas di kantor tersebut menuturkan ia melihat segerombolan sapi masuk ke halaman kantor bupati sementara pos penjagaan terlihat kosong.

"Sekira jam 15.00 pas lewat di halaman upacara, sapi sedang berkeliaran. Di pos penjagaan pun tak tampak petugas. Bendera merah-putih pun tak sempat di turunkan," ujar Noprizal (Kmfo/Beritajam.net) (*).