Turap 12 Meter Rusak Melapor Polisi, Jalan 200 Meter Dirusak untuk PETI Apakah Pemkab Lapor Polisi?

Bupati Merangin H Mashuri
Bupati Merangin H Mashuri /


MERANGIN,beritajam.net - Apa langkah Bupati Merangin H Mashuri setelah berang melihat jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 200 meter di Desa Kibul, Tabir Barat dirusak tangan jahil.

Baca Juga: Kemarahan Bupati-Merangin Memuncak Setelah Melihat Jalan Kabupaten Dikeruk PETI

Baca Juga: Aset Jalan Dirusak Pelaku PETI, Ormas Pekat IB Desak Pemkab Lapor ke Polres Merangin

Rusaknya aset pemerintah kabupaten Merangin ulah dikeruk penambang emas tanpa izin yang diduga dilakukan oleh oknum aparat desa setempat.

Apakah Mashuri akan menggiring kasus ini ke jalur hukum terhadap perbuatan pelaku?. Saat dikonfirmasi pada, Senin (11/10/2021) ia mengatakan lagi dikoordinasikan ke Sekda dan Bagian Hukum Setda.

Terkait ini dikatakan Mashuri, ia sudah koordinasi dengan Sekda untuk dipelajari bersama Kabag hukum. "Ini tidak dibenarkan aset negara dirusak untuk kepentingan pribadi mencari emas," kata Mashuri.

Yang jelas, lanjut Mashuri persoalan ini ia tegaskan tidak dibenarkan jika aset negera dirusak untuk kepentingan pribadi, apa lagi dilakukan dengan aktivitas PETI yang jelas ilegal.

Ditanya apakah pelaku perusakan aset jalan kabupaten tersebut akan dilaporkan ke Polisi?

"Kita belum tau siapa, baru akan kita selidiki. Kita akan pelajari dengan Kabag hukum dan Sekda bagai mana tindakan pemerintah, kita tunggu saja nanti hasil dari Pak Sekda dan Kabag Hukum," sebutnya.

Baca Juga: Tak Tinggal Diam Aset Pemda Dirusak, Sekda Lapor ke Polres Merangin

Untuk diingat pada 20 April lalu, Pemkab Merangin pernah melaporkan ke Polres Merangin atas pengerusakan aset turap bermotif geopark sepanjang sekitar 12 Meter yang berada di pinggir lintas Sumatera, Kelurahan Dusun Bangko.

(Himun Zuhri/Beritajam.net)