Selasa, 26 September 2023

Tinjau Kegiatan Vaksinasi PMK, Al Haris Harap Vaksinasi Dapat Atasi Kerugian Ekonomi Peternak

Gubernur Jambi Al Haris saat meninjau vaksinasi PMK
Gubernur Jambi Al Haris saat meninjau vaksinasi PMK /


JAMBI,BERITAJAM.NET - Gubernur Jambi Al Haris berharap pelaksanaan vaksinasi oleh Satgas dapat mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan berkuku genap/belah sehingga tak menyebar ke daerah lain.

Hal tersebut disampaikan Al Haris saat melakukan Peninjauan Vaksinasi PMK, bertempat di Desa Mekar Sari Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (05/07/2022).

Al Haris mengemukakan, PMK merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku yang ditandai dengan adanya pembentukan vesikel/lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku.

“Walau tidak menular kepada manusia, PMK mengakibatkan dampak kerugian bagi perekonomian masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung," ujar Al Haris.

Al Haris mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh petugas dan pihak yang telah berperan serta dan berkontribusi, saling bersinergis dalam upaya penanganan virus ini.

"Khususnya di Kabupaten Muaro Jambi dapat terlaksana dengan baik sebagai upaya percepatan penanganan dan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku dan di Provinsi Jambi," ujar Al Haris.

Ia mengharapkan setiap pihak terkait terus bekerja sama, kerja keras, kerja cerdas, kerja cepat, dan kerja tepat sehingga target selesai pelaksanaan vaksinasi PMK pada tanggal 7 Juli 2022 dapat terealisasi secara optimal.

Al Haris menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jambi dengan segala upaya akan bekerja secara ekstra, semaksimal dan seoptimal mungkin, salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi untuk mengendalikan PMK.

Bantuan vaksin dan obat-obatan ini juga menunjukkan kehadiran pemerintah secara serius dalam pengendalian PMK di tanah air.

“Semoga vaksinasi ini dapat mengurangi kerugian ekonomi peternak, peternak dapat lebih tenang dalam mempersiapkan penyediaan hewan kurban untuk Hari raya Idul Adha dengan baik," terang Al Haris.

Sementara itu, kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi, Akmad Maushul menjelaskan, Provinsi Jambi terpapar PMK dari tanggal 20 Mei 2022.

Saat ini sudah ada 9 Kabupaten/Kota terpapar yang tersebar di 37 Kecamatan dan 83 Desa, adapun yang terpapar sebanyak 1.308 ekor yang terdiri dari 1.240 ekor sapi, 51 ekor kerbau dan kambing 17 ekor, dari laporan yang sembuh sebanyak 732 ekor atau 56 persen.

"Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani penyebaran PMK di Provinsi Jambi, sehingga PMK tidak menyebar ke daerah lainnya yang dapat menyebabkan kerugian bagi para peternak," kata Maushul. (Red)