Sopir Mobil Sigra Juga Meninggal di TKP, Penumpang Lainnya Luka Parah

Tiga Pelajar dan Mahasiswa Asal Merangin Meninggal di TKP Saat Kecelakaan Maut di Batang Hari

Kondisi Mobil Sigra milik warga Merangin pasca kecelakaan di Batang Hari
Kondisi Mobil Sigra milik warga Merangin pasca kecelakaan di Batang Hari /


MERANGIN,beritajam.net - Kecelakaan lalu lintas di jalan Muara Tembesi - Sarolangun tepatnya di Desa Simpang Jelutih Kecamatan Bathin XXIV Kabupaten Batanghari merenggut korban jiwa yang merupakan pelajar dan mahasiswa.

Baca Juga: Akan Berubah Jadi Universitas Merangin STKIP Usulkan Lima Prodi Baru

Kecelakaan antara Truck Colt diesel Fuso dengan nomor polisi BM 9025 EO dengan Minibus Daihatsu Sigra BH 1297 FP milik warga Merangin pada Minggu (16/1/2022) sekira pukul 13.30 WIB.

Kejadian berawal Truck Colt Diesel dari Muara Tembesi menuju Sarolangun diduga melaju dengan kecepatan tinggi setiba di TKP selepas jalan tikungan tersebut hilang kendali kearah jalur sebelah kanan.

Secara bersamaan datang dari arah berlawanan mobil Sigra dari arah Sarolangun menuju Tembesi diduga juga dengan kecepatan tinggi sehingga bertabrakan tak terhindarkan.

Atas insiden tersebut mengakibatkan pengemudi mobil Sigra Eddy Setiawan (38) warga Desa Pulau Aro, Kecamatan Tabir Ulu, Merangin meninggal duni di lokasi kejadian.

Tak hanya sopir, Tiga orang penumpang mobil Sigra dalam kecelakaan maut ini juga meninggal dunia di TKP, kesemuanya adalah warga kecamatan Tabir Ulu, Kabuapaten Merangin.

Pertama Muhammad Khadavi (16), seorang laki-laki yang berstatus sebagai pelajar merupakan warga Pulau Aro, Kedua Meli Fitriyani (22) seorang perempuan berstatus sebagai mahasiswa dari Desa Medan Baru.

Korban meninggal ketiga yakni Arlina (24) seorang perempuan yang berstatus sebagai mahasiswa dari desa Kapuk kecamatan Tabir Ulu.

Sedangkan penumpang lain Friska Meillina (16) seorang perempuan yang berstatus sebagai pelajar dari desa Kapuk mengalami tangan kiri dan kanan patah juga kaki sebelah kanan patah.

Sementara Anisa hanya mengalami benjol di kening dan Leni Marlina (32) mengalami patah kaki kiri dan kanan keduanya juga merupakan warga desa Kapuk kecaman Tabir Ulu.

Sedangkan sopir Truck Colt diesel Berlin Silalahi (31) warga Prabumulih, Sumsel dikabarkan sempat melarikan diri setelah kejadian tersebut namun berhasil diamankan aparat kepolisian.

Bayhaki warga Merangin yang menyaksikan kejadian itu mengatakan kondisi mobil Sigra ringsek parah dan membenarkan yang menjadi korban kecelakaan adalah warga Tabir Ulu.

"Ya, tadi kebetulan pas kami lewat disitu. Itu travel dari Pulau Aro. Saat kami tibo disitu korban tidak ada lagi sudah dievakuasi, informasi ada korban meninggal," ujarnya (*)

(Himun Zuhri/Beritajam.net)