M Zubir: Kantin Sekolah Dilarang Buka

Teng...!!! Sekolah di Merangin Belajar Tatap Muka, Akan Dimulai Pada Tanggal Ini

M Zubir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin
M Zubir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin /


MERANGIN,beritajam.net - Rencana proses Belajar Mengajar (PBM) di kabupaten Merangin secara tatap muka tetap dilaksanakan, hal ini berdasarkan hasil rapat internal yang dilakukan pihak dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Merangin, Senin (04/01/2021).

Rapat internal ini dihadiri oleh pengawas sekolah, korwil pendidikan dan perwakilan kepala sekolah dan menyepakati bahwa proses belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tatap muka dengan catatan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Sekolah Tatap Muka di Merangin, Zubir: Senin ini Belum Boleh Belajar Tatap Muka 

Hanya saja proses belajar mengajar secara tatap muka akan dimulai pada, Rabu (6/1/2020) sebab ada permintaan waktu dari para kepala sekolah agar dapat menyiapkan dengan matang peralatan yang berkaitan dengan protokol kesehatan, sehari sebelum dimulainya belajar tatap muka.

Baca Juga: Rencana Belajar Tatap Muka Menuai Pro dan Kontra dari Yang Khawatir Hingga Ngaku Tak Kuat Lagi Jadi Guru Dirumah

"Hasil rapat internal kita bahwa mulai Rabu kita belajar tatap muka dan kepala sekolah minta waktu besok menyiapkan sesuatunya di sekolah, dan Rabu kami turun mengawasi apakah sekolah menerapkan prokes itu atau tidak," ujar Zubir via sambungan telepon.

Namun untuk sistem, terang Zubir akan dilakukan shif, dengan mengurangi jam belajar di sekolah. "Kita sistem shif satu kelas dibagi dua, masuk secara bergantian, jam belajar kita kurangi dari 40 menit menjadi 30 menit," tambah Zubir.

Selain itu kata Zubir, sekolah juga diminta menyiapkan masker cadangan dan melarang kantin sekolah dibuka pada jam belajar demi menghindari siswa berkerumun usai proses pembelajaran.

"Sekolah juga kita minta siapkan masker cadangan, dan jangan ada kantin sekolah yang dibuka, kita larang itu, agar anak-anak tidak berkerumun setelah belajar langsung pulang," pinta Zubir.

Lebih lanjut, Zubir juga minta antara siswa dan guru disekolah selama Covid-19 agar tidak berjabat tangan, alias tidak kontak fisik dan ia menganjurkan mengedapakan tata krama dengan salam covid saja.

"Saya minta gak usah salaman dulu, salam covid saja," pungkasnya.

Reporter : Himun Zuhri