*Sabil Rachman Sebut Tak Pernah Komunikasi dengan Fendi

Soal Ramoy, Fendi Seret Nama Petinggi DPP Golkar, Sabil Rahcman Bantah: Nomor HPnya Saja Saya Tak Ada

Dr. M Sabil Rachman, M.Si (Baju Kuning) Ketua Bidang Hubungan Ormas bersama Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto, Sumber Poto: Ist
Dr. M Sabil Rachman, M.Si (Baju Kuning) Ketua Bidang Hubungan Ormas bersama Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto, Sumber Poto: Ist /


MERANGIN,beritajam.net - Soal masuknya nama exs politisi PDI Perjuangan Harmaini alias Ramoy dalam jajaran DPD Partai Golkar Merangin ikut menyeret nama petinggi DPP Golkar M Sabil Rachman.

Nama Sabil Rachman yang saat ini menjabat ketua Bidang Hubungan Ormas DPP Partai Golkar dikatakan DPD II Golkar Merangin Herman Efendi. Sabil kata Herman meminta nama Ramoy diakomodir pasca ia terpilih sebagai ketua.

Baca JugaGolkar Usulkan Exs Bendahara PDIP Sebagai Cawabup Merangin, Herman Efendi Tidak Kemauan Saya Pribadi Lillahita'ala

Atas pernyataan ketua DPRD Merangin ini dibantah keras oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Sabil Rachman mengatakan ia tak pernah komunikasi dengan Herman Efendi.

Jangankan komunikasi lanjut Sabil saat dikonfirmasi beritajam.net, Selasa (14/9/2021). Nomor handphone Fendi saja ia mengaku tak punya.

Baca Juga: Ceritakan dengan Gubernur Jambi Soal Ramoy, Fendi: Jangan Ada Indikasi Saya Kondisikan Ramoy Mendadak

"Wah, saya gak pernah bicara dengan pak Fendi. Nomor HP-nya saja saya gak ada," kata Politisi Golkar kepada media ini.

Saat ditegaskan lagi, yang disebutkan Fendi bahwa masuknya nama polisi PDIP ke pengurus Golkar lalu diajukan sebagai Cawabup, benar atau tidak atas perintah bapak?. Sabil menegaskan tidak pernah melakukan itu.

"Tidak," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya Fendi mengisyaratkan perjalanan Ramoy berlabuh ke Golkar atas permintaan salah satu petinggi DPP Partai Golkar, ketika usai melaksanakan Musda ke X Partai Golkar Merangin di kantor DPD I Golkar Jambi pada awal tahun 2021.

"Dua hari usai Musda di Jambi, saya ditelpon senior kami di Jakarta, Sabil Rahman Sekjen Kasgoro, kalo gak salah itu namanya, dia minta pada kami. Dia ngucapkan selamat, dindaku selamat," kata Fendi menirukan kata-kata Sabil.

Bahkan Fendi kembali menegaskan bahwa masuknya nama exs politisi PDI Perjuangan tersebut ke tubuh Golkar ia sempat bersumpah bukanlah kemauan pribadinya.

"Tidak ada kemauan saya pribadi, oh mentang-mentang Ramoy orang Tabir?, Tidak. Lillahi Ta'ala," tegas Fendi dengan penuh keyakinan (*).

(Himun Zuhri/Beritajam.net)