Zaidan: Sangat Tidak Penting

Soal Karantina Dewan Jelang Pilwabup Merangin, Tolak Ikut, Zaidan: Anggarannya Dari Mana?

Wakil ketua DPRD Merangin H. Zaidan, SH.I
Wakil ketua DPRD Merangin H. Zaidan, SH.I /


Penulis : Himun Zuhri | Beritajam.net | Berani Beda

MERANGIN,BERITAJAM.NET -- Pernyataan mengejutkan datang dari wakil ketua I DPRD Merangin Zaidan terkait rencana karantina 35 anggota dewan di Bungo menjelang pemilihan wakil bupati.

Zaidan menegaskan bahwa rencana karantina tersebut bukanlah keputusan pimpinan apalagi keputusan lembaga DPRD Merangin secara resmi.

Baca Juga: Wow!!! Jelang Pemqilihan Wabup, 35 Anggota Dewan Merangin Akan Diinapkan di Hotel Rencana di Bungo

Sebab terang ketua DPRD Merangin periode 2014-2019 ini, untuk kebutuhan karantina itu memerlukan biaya yang cukup tinggi sementara tidak ada anggaran untuk keperluan tersebut.

"Soal karantina, nggak ada keputusan pimpinan maupun lembaga, mau karantina kan pakai dana, terus anggarannya dari mana? Kita kan tidak ada anggaran untuk itu," tanya Zaidan.

Baca Juga: Rencana Dewan Akan Dikarantina di Hotel Tuai Cibiran Netizen Ada yang Sarankan Nginap di Rusunawa dan Kantor Bupati Baru Saja

Politisi senior PDI Perjuangan ini berharap kepada sesama anggota dewan agar momen pemilihan wakil bupati melalui paripurna istimewa ini mengingatkan tentang kewajiban anggota dewan.

"Saya berharap rekan-rekan memenuhi hak dan kewajiban ini adalah salah satu tugas dewan yang harus kita penuhi, ini tugas dewan untuk mensukseskan pemilihan. Ya ndak perlu karantina lah," tegasnya.

Bukan tanpa sebab lanjut Zaidan, dengan adanya karantina berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap dewan ditengah masyarakat, belum adanya pemilihan belum ada rencana karantina.

"Di karantina itu malah menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, ada apa dewan kok di karantina mau pemilihan wabup. Nah jangan-jangan ada apa-apanya, kan gitu lho," kata Zaidan lagi.

Saat ditanya, bagaimana jika karantina tersebut tetap dilaksanakan, apakah dirinya akan ikut bersama-sama dengan anggota yang lain?.

"Idaklah dindo, sangat tidak penting," singkat Zaidan tegas menolak dikarantina.

Diberitakan sebelumnya rencana ini dibenarkan ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Pilwabup Merangin As'ari Elwakas saat di wawancarai awak media pada Kamis (4/8/2022) sore.

Apuk sapaan akrab politisi Demokrat ini mengatakan rencana yang akan dilakukan ini wujud dari ke khawatiran Sekwan Fauziah pada saat hari H pemilihan yang jatuh pada Senin, 8 Agustus 2022.

"Tadi rapat dengan Sekwan, ada kekhawatiran beliau ketika hari H itu dikhawatirkan anggota terlambat, dalam posisi dimana, gitukan," kata Apuk didampingi wakil ketua Panlih Taufiq.

Sebab lanjut Apuk ini paripurna istimewa sehingga Sekwan menyarankan agar seluruh anggota dewan diinapkan di satu tempat, dan pilihan lokasi di Merangin dan di Kabupaten Bungo.

"Karena ini adalah paripurna yang sangat istimewa sekali, tadi beliau memberi saran sebaiknya diberadakan di satu tempat, bisa di Merangin dan paling jauh di Bungo," kata Apuk (*).