Sehari Jelang Demo Besar- besaran, Jokowi Jawab Isu Tunda Pemilu dan Perpajangan Jabatan Presiden

Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja di provinsi Jambi baru-baru ini. /Foto : Ist
Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja di provinsi Jambi baru-baru ini. /Foto : Ist /


Penulis: Himun Zuhri | Beritajam.net| Beramu Beda

JAKARTA,BERITAJAM.NET - Sehari menjelang rencana aksi demontrasi mahasiswa secara besar-besaran yang akan di gelar depan Istana Negara Jakarta, Presiden Joko Widodo bersikap

Ribuan massa dikabarkan akan menggelar aksi pada Senin (11/4/2022) besok. Berbagai tuntutan diantaranya soal isu penundaan Pemilu dan jabatan Presiden tiga periode.

VIDEO: Jokowi Menggelar Rapat Terbatas Persiapan Pemilu 2023

Melalui halaman resmi media sosial facebook presiden republik, Jokowi menepis isu penundaan Pemilu dan perpanjangan jabatan Presiden hingga tiga periode.

"Saya mendengar isu-isu yang beredar di masyarakat bahwa pemerintah tengah berupaya untuk melakukan penundaan Pemilu atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan Presiden, dan juga yang berkaitan dengan soal tiga Periode," tulis Jokowi.

Melalui postingan tersebut Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak tetap akan dilaksanakan sesuai yang ditetapkan.

"Perlu saya sampaikan bahwa kita telah sepakat Pemilu dilaksanakan tanggal 14 Februari 2024 dan Pilkada dilaksanakan pada bulan November 2024. Tahapan Pemilu itu sudah dimulai nanti di pertengahan Juni 2022," kata Jokowi.

"Jadi, semua itu sudah jelas," tegas Presiden dua periode ini melalui postingannya, Minggu (10/4/2022).

Selanjutnya Jokowi juga menegaskan bahwa penyelenggara Pemilu di tingkat pusat baik KPU RI maupun Bawaslu RI akan tetap dilantik pada 12 April bulan ini.

"Yang kedua, 12 April nanti KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 akan dilantik dan segera mempersiapkan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024," tambahnya.

Menjelang perhelatan demokrasi politik kata Jokowi biasanya suhu menghangat.

"Itu biasa tapi jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh kepentingan-kepentingan politik yang tidak bermanfaat," pungkasnya.

Diketahui Presiden Jokowi menggelar Rapat Terbatas Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/4/2022).