Untuk Calon PAW Wakil Bupati Merangin

Santer Nama Mantan Bendahara PDIP Diusulkan, Akhirnya DPP Golkar Rekom Kader dan Politisi PPP

Heri S Mohza (berkacamata) dan Nilwan Yahya
Heri S Mohza (berkacamata) dan Nilwan Yahya /


MERANGIN,beritajam.net - Perjalanan panjang dan berliku proses pengisian posisi wakil bupati Merangin sisa masa jabatan 2018-2023 sepertinya akan segera berujung.

Golkar sebagai salah satu partai pengusung bersama PPP dan Hanura telah memberi tiket kepada politisi senior Golkar Merangin Heri S Mohza dan politisi senior PPP Merangin Nilwan Yahya.

Munculnya dua nama calon wakil bupati Merangin dari Partai Golkar ini berdasarkan surat DPP Partai Golkar nomor B- 729/GOLKAR/I/2022 tanggal 31 Januari 2022.

Surat yang ditandatangani ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjend Lodewikjk F. Paulus merekomendasikan nama Heri S Mohza dan Nilwan Yahya sebagai calon pengganti antar waktu wakil bupati Merangin.

Hal ini dibenarkan kedua nama yang mendapat rekomendasi partai berlambang pohon beringin tersebut. "Iya rekomendasi sudah diterima DPD I, DPD dan saya," kata Heri S Mohza.

Hal yang senada juga katakan Nilwan Yahya yang telah direkom oleh Golkar "Itu benar, kalo saat ini yo," kata Nilwan Yahya.

Saat ditanya bagaimana dengan rekomendasi dari dua partai pengusung lainnya Hanura dan PPP?.

"Kito usahakan InsyaAllah Minggu depan (Senin) sudah di sampaikan ke bupati untuk di teruskan ke dewan," lanjut Nilwan.

Untuk diketahui bahwa proses usulan rekomendasi nama calon wakil bupati PAW dari partai Golkar cukup menarik sebab melalui proses yang penuh drama.

Bahkan di Golkar nama yang paling santer beredar yakni mantan bendahara DPC PDI Perjuangan Merangin Haramaini yang populer dengan panggilan Ramoy.

Ramoy memang sempat digadang-gadang akan mengisi posisi wakil bupati Merangin, lebih lagi sejak ia resmi mengantongi KTA Golkar dan diyakini mendapat rekom Golkar.

Tal hanya itu, kabarnya DPD II Golkar Merangin juga sudah berulang kali mengirim nama-nama untuk mendapat restu DPP Golkar. Kabarnya ada Lima nama yang pernah dikirim ke pusat.

Sebut saja nama Harmaini nama yang informasinya paling sering diajukan oleh DPD II Golkar Merangin, kemudian ada Fakhrudin Ilyas dan Asnawi juga pernah diajukan.

Lalu, nama-nama tersebut juga belum mendapat rekomendasi DPP Golkar, kemudian kembali meluncur usulan nama lain yakni Jarullah dan terakhir disusul nama Heri S Mohza dan Nilwan Yahya (*).

(Himun Zuhri/Beritajam.net)