Rencana Sekolah Tatap Muka di Merangin, Zubir: Senin Ini Belum Boleh Belajar Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Merangin M. Zubir.
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Merangin M. Zubir. /


MERANGIN,beritajam.net - Proses Belajar Mengajar (PBM) di kabupaten Merangin rencananya mulai Senin (04/01/2021) tahun 2021 akan dilaksanakan secara "luring" alias tatap muka. Baik sekolah dibawah naungan Dikbud Merangin maupun Kemenag Merangin.

Hal ini berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin wakil bupati Merangin soal persiapan membuka sekolah pembelajaran secara tatap muka, bersama instansi terkait di Aula Utama Kantor Bupati Merangin, Rabu (30/12/2020) tahun lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin M Zubir saat dikonfirmasi terkait rencana ini mengatakan ia telah memerintahkan kepada bawahannya untuk menghimbau agar pihak sekolah pada hari pertama sekolah Senin (4/1/2021) tidak ada proses belajar mengajar.

"Untuk hari senin ini belum boleh ada proses belajar mengajar secara tatap muka dengan mendatangkan siswa ke sekolah, sebab Senin mau dirapatkan lagi secara teknis dengan pihak-pihak terkait, seperti tim gugus dan para korwil," ujar M Zubir via sambungan telepon.

Lebih lanjut jelas Zubir, keputusan membuka sekolah tatap muka harus cermat dan penuh pertimbangan yang matang, ia tak ingin disalahkan jika nanti ada cluster baru Covid-19 dari sekolah akibat dibukanya PMB secara luring, apalagi Merangin zona merah .

"Ini harus cermat kita putuskan, kita tak ingin nanti disalahkan sebagai cluster baru corona, makanya harus dibahas secara matang, untuk para tenaga pengajar tetap datang kesekolah pada hari senin," terang Zubir.

Namun begitu tambah Zubir, jika sudah dilaksakan rapat teknis dan ditarik kesimpulan dapat dilaksanakan sekolah secara tatap muka, maka PMB akan dimulai pada Selasa (5/1/2021).

"Kalau sudah rapat, Selasa kita mulai belajar tatap muka, untuk edaran resmi bahwa senin belum boleh tatap muka belum dibuat, tapi sudah saya telepon kasi saya untuk memberitahu informasi ini," pungkas Zubir.

Reporter : Himun Zuhri