Pemeriksaan Kesehatan Cawabup Tak Bisa di RSUD Kol Abundjani, dr. Irwan: Bertentangan dengan Aturan

Direktur RSUD Kol Abundjani Bangko dr. Irwan Kurniawan
Direktur RSUD Kol Abundjani Bangko dr. Irwan Kurniawan / Himun Zuhri


Penulis: Himun Zuhri | Beritajam.net | Berani Beda


MERANGIN,BERITAJAM.NET -- Beberapa waktu lalu Panitia Pemilihan (Panlih) wakil bupati Merangin telah memanggil kepala dinas kesehatan dan direktur RSUD Kol Abunjani Bangko.

Pemanggilan oleh Panlih yang merupakan para anggota DPRD ini terkait dengan rencana pemeriksaan kesehatan calon wakil bupati Merangin sisa masa jabatan 2018-2023.

Ketika itu rumah sakit plat merah ini masih di pimpin dr. Sephelio dan hasil pertemuan menyepakati bahwa pemeriksaan kesehatan calon wakil bupati dapat dilaksanakan di RSUD Kol Abundjani.

Baca Juga: Persiapan Pilwabup Merangi, Panlih Panggil Kadinkes dan Direktur RSUD Kol Abundjani

Namun, saat Panlih kembali memanggil pihak manajemen RSUD Kol Abunjani Bangko pada Selasa (10/5/2022) dan dihadiri langsung oleh direktur baru dr. Irwan ternyata pemeriksan tidak bisa di Merangin.

Menurut dr. Irwan pemeriksaan kesehatan calon bupati maupun calon wakil bupati tidak bisa di RSUD Kol Abundjani Bangko terkendala dengan Keputusan KPU RI nomor 412/PL.02.2-kpt/06/KPU/IX/2020.

Dalam keputusan tersebut telah diatur bahwa untuk pemeriksaan kesehatan calon bupati dan wakil bupati dilaksanakan di rumah sakit pemerintah dengan type A atau B.

"Ketika rumah sakit yang disyaratkan yaitu type A dan type B bagaimana kita yang hanya tipe C," kata direktur RSUD Kol Abundjani dr. Irwan saat dikonfirmasi terkait hal ini.

Sebab kata Irwan, pihaknya tentu bermain di wilayah aturan jika rumah sakit milik pemerintah kabupaten Merangin saat ini type C, tentu secara otomatis tak bisa melaksanakan pemeriksaan dimaksud.

"Kita bermain di aturan, ketika aturan mengatakan bahwa RSUD Kol Abundjani hanya type C kita tidak bisa melaksanakan, karena secara tersurat sesuai aturan," ujarnya.

Tak hanya soal type, juga diakui de Irwab bahwa terhadap tenaga medis ada beberapa yang tidak dimiliki di RSUD Kol Abundjani diantarnya dokter spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Syaraf dan Neurologi, Urologi dan Ortopedi.

Selain itu, RSUD Kol Abundjani juga tak mempunyai ruangan khusus pemeriksaan calon bupati maupun calon wakil bupati serta beberapa alat pemeriksaan yang tidak dimiliki.

"Seperti treadmil test, ekokardiografi, pemeriksaan fungsi luhur, Cerad, Trail, Making B," kata mantan Kabid Yankes Dinkes Merangin ini.

Jika tetap dipaksakan, kata dr Irwan maka bertentangan dengan aturan juga akan bekerja dua kali sehingga dapat menghabiskan waktu.

"Kalau kita paksakan maka bertentangan dengan aturan dan akan dua kali pelaksanaan, yang tidak ada disini, ya harus ke Jambi lagi kan mubazir waktu," terang direktur.

Ia juga menegaskan bahwa jika direktur lama dr. Sephelio mengatakan pemeriksaan atau general chek up tersebut dapat dilaksanakan di RSUD Kol Abundjani Bangko ia tak bisa berkomentar banyak.

"Kalau direktur lama bilang bisa, saya juga gak bisa jawab," pungkasnya (*).