Pelaku Pembunuhan di Karang Berahi Ditangkap, Tragedi Berdarah Ini Berawal dari Tuduhan Curi HP

Korban saat disemayamkan di rumah duka
Korban saat disemayamkan di rumah duka /


Penulis : Himun Zuhri | Beritajam.net | Berani Beda

MERANGIN,BERITAJAM.NET -- Setelah sempat kabur, akhirnya pelaku pembunuhan terhadap korban Habibullah (21) warga Karang Berahi ditangkap aparat kepolisian.

Pelaku yang bertindak sadis yakni Armen (27) warga desa Jelatang, Kecamatan Pamenang, yang tak lain anak dari pemilik Rumah Makan Minang satu rumah makan di desa setempat.

Baca Juga: Breaking News! Seorang Remaja di Merangin Tewas Diibunuh, Hingga Saat Ini Pelaku Masih Kabur

Tragedi berdarah ini terjadi pada Selasa (26/7/2022) sekira pukul 18.15 WIB, di desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.

Berdasarkan keterangan Yahya salah satu keluarga korban mengatakan bahwa pelaku mendatangi rumah korban dari Jelatang ke Karang Berahi secara tiba-tiba.

Sementara rumah makan pelaku dengan rumah korban berjarak sekitar 2 KM.

Pelaku langsung masuk ke rumah korban menanyakan kakak ipar korban yang biasa dipanggil Naru. Dirumah tersebut ia menanyakan soal beli soup di rumah makan tempat korban bekerja.

Sebab pelaku merasa kehilangan handphone (HP) di rumah makan tersebut, dan pelaku menuduh kakak ipar korban, sementara kakak ipar korban tidak pernah beli soup, ketika kejadian dia stay di rumah.

Menurut Yahya, bahwa pelaku diduga salah sasaran dengan mendatangi rumah korban dan melayangkan tuduhan yang tak berdasar.

Sempat terjadi cekcok, dan akhirnya ketika pelaku hendak keluar datang korban dari dalam rumah yang tidak terima kakaknya dituduh secara membabi buta.

Sehingga terjadi perkelahian, yang berujung penikaman dari pelaku terhadap korban yang mana sajam tepat mengena bagian paha korban dan berujung meninggal karena diduga kehabisan darah.

"Dia (pelaku) bawa pisau dari rumah," kata Yahya kepada beritajam.net.

Setelah melihat korban bersimbah darah, pelaku langsung kabur dan sempat dikejar keluarga korban, namun tak berhasil ditemui. Tetapi motor yang digunakan pelaku masih tertinggal di rumah korban.

Kejadian ini telah diketahui pihak kepolisian dan tidak butuh waktu lama akhirnya personil Polsek Pamenang berhasil menangkap pelaku dan mengamankannya untuk proses hukum lebih lanjut.

"Pelaku akhirnya berhasil ditangkap polisi disimpang desa Karang Berahi," pungkas Yahya.

 

Korban memang sempat dibawa ke RSUD Kol Abundjani Bangko, namun nyawa korban tak tertolong, sementara luka sayatan benda tajam di paha korban sudah dijahit petugas medis (*).