Minggu, 28 November 2021

Menghitung Hari, Tepat Tiga Bulan Buron Zulfahmi Belum Juga Ditangkap Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi /


MERANGIN,beritajam.net - Tak terasa hari ini, Kamis (7/10/2021) sudah berjalan tepat Tiga bulan pihak Polres Merangin menetapkan Zulfahmi oknum ASN Pemkab Merangin sebagai buron dalam kasus PETI.

Hingga saat ini Zulfahmi masih menghirup udara bebas dengan menyandang status buron dan tersangka, buktinya tak ada kabar dari pihak kepolisian bahwa Zulfahmi telah ditangkap.

Baca Juga: Waduh, Tepat Dua Bulan Buron Kasus PETI, Polisi Belum Juga Berhasil Tangkap Zulfahmi, Oknum ASN Merangin

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan saat ditanya kesulitan apa yang ia hadapi sehingga seorang oknum ASN yang menjadi buron tak kunjung berhasil ia tangkap.

Sementara disisi lain pihaknya pernah berhasil mengungkap pelaku kejahatan yang kurang dari 24 jam bahkan mendapat penghargaan atas prestasi itu dari bupati Merangin H Mashuri.

"Bicara kesulitan, ya yang jelas kita sudah berupaya dengan menyebarkan DPO baik di Jambi maupun luar Jambi, kita juga sudah mencari. Soal dia seorang ASN kita juga sudah koordinasi ke BKD," kata Kapolres, Kamis (7/10/2021).

Kapolres menegaskan bahwa ia tidak menutupi kasus ini, bahkan ia meminta kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan Zulfahmi bersedia melaporkan ke pihaknya.

"Tidak menutup kemungkinan silahkan di informasi kepada kami, kami akan tindaklanjuti. Bukan kami menutupi, ada beberapa teknis yang akan disampaikan Reskrim, silahkan tanya reskrim," kata Kapolres pada kegiatan 'Ngawani Ngopi' bersama insan pers Merangin.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Indar Wahyu menjelaskan bahwa ia telah melakukan berbagai upaya pencarian. Termasuk dengan berkirim surat DPO ke BKD dan pihak keluarga.

"Upaya pencarian sudah, yang dicari ini manusia licin kek belut. Kalau ada informasi beritahu kami. Pihak keluarga juga sudah kita ingatkan agar dia kooperatif," kata AKP Indar Wahyu ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/2/2021).

Untuk diketahui, Zulfahmi tersandung kasus PETI jenis alat berat excavator di Desa Nalo Gedang dan telah menyeret 9 tersangka dari kalangan pekerja yang saat ini masih mendekam di jeruji besi.

Sementara Zulfahmi sebagai pemodal masih melenggang bebas dengan status buron (*).

(Himun Zuhri/Beritajam.net)