kad

Komisi III DPRD Merangin Dengarkan Keluhan Forum Batang Masumai Soal Jalan

Suasana pertemuan Forum Kades dan Dewan
Suasana pertemuan Forum Kades dan Dewan /


MERANGIN,beritajam.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin melalui Komisi III menyambut kedatangan Forum Komunikasi Pemerintahan Desa (FKPD) Kecamatan Batang Masumai, Selasa (5/10/2021).

Forum Kades secara bersama-sama dengan forum BPD, serta tokoh pemuda se kecamatan Masumai menyampaikan keluhan warga setempat akan buruknya kondisi jalan yang merupakan akses satu-satunya ke Batang Masumai.

Pada pertemuan di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Merangin, bertindak sebagai pimpinan rapat yakni ketua Komisi III Zainal Amri yang didampingi para anggota diantaranya Zainuri, Samdianto, Thais, juga Hasan Jalil dari komisi I.

Sementara itu, Komisi III DPRD Merangin juga menghadirkan dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Merangin yang hadir langsung Kepala Dinas Aspan beserta kabid dan kasi.

Forum Kades serta tokoh pemuda mendesak pemerintah melalui dewan memberi kepastian akan perbaikan jalan tersebut, sebab sudah terlalu lama kondisi jalan ini dibiarkan dalam kondisi rusak parah.

"Kami minta kepastian hari ini, kami tidak butuh janji-janji lagi, kami minta alat berat diturunkan hari ini juga," kata perwakilan dari pemuda.

Menanggapi permintaan warga, Kepala Dinas PUPR Merangin Aspan mengatakan jika hari ini tak bersedia menurunkan alat berat ke lokasi, namun ia berjanji besok akan ia turunkan.

"Besok kami siap turunkan becholoader ke sana, meratakan membuang lumpur, kalau untuk mengisi material kami belum berani kecuali ada jaminan dari TAPD. Jika tidak ada jaminan, kami tidak berani," kata Aspan pada pertemuan tersebut.

Selanjutnya Zainal Amri selaku pimpinan rapat meminta Bappeda memberi tanggapan terkait anggaran ini. "Kita minta tanggapan pemerintah melalui Bappeda soal jaminan ini," kata Zainal Amri.

Sementara Kepala Bappeda yang diwakili oleh sekretaris badan Zainal Abidin mengatakan bahwa anggaran tahun 2021 tersebut masih tahap evaluasi di Jambi.

(Jika tidak dicoret saat evaluasi masih ada yang kita anggaran melalui dana titik-titik tertentu," pungkasnya (*).

(Himun Zuhri/Beritajam)