Fajarman: Mobil Bupati Lebih Prioritas

Keuangan Daerah Sedang 'Sakit', Dewan Akan Beli Mobil Dinas di APBD Perubahan

Ilustrasi mobil pimpinan dewan
Ilustrasi mobil pimpinan dewan /


MERANGIN,beritajam.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin telah menganggarkan pembelian mobil dinas ditengah keuangan daerah yang sedang 'sakit'.

Sekretariat dewan mengalokasikan setengah miliar lebih anggaran daerah untuk pembelian satu unit mobil yang diperuntukkan untuk salah satu pimpinan dewan periode 2019-2024.

Rencana semula, pengadaan mobil di anggarkan pada APBD tahun 2021 namun karena belum tersedianya di e-Katalog LPSE pada awal tahun. Sehingga pengadaannya akan digeser pada APBD-Perubahan tahun ini.

Hal ini seperti dibenarkan oleh Kasubbag Perencaan dan Keuangan Sekretariat DPRD Merangin Robi Desman saat dibincangi beritajam.net beberapa waktu lalu.

Robi menjelaskan bahwa peruntukan mobil tersebut untuk Wakil Ketua I DPRD Merangin H Zaidan Ismail. Sebab dikatakan Robi mantan ketua DPRD Merangin tersebut belum memiliki mobil dinas jabatan.

"Ya, anggarannya akan kita geser ke APBD-P tahun ini, untuk pak Zaidan karena beliau belum punya mobil dinas jabatan sementara pak ketua dan pak waka Kausari sudah ada," kata Robi.

Lalu saat ditanya, bagaimana dengan status mobil ketua DPRD Merangin saat Zaidan menjabat periode 2014-2019 tersebut apakah tidak digunakan oleh Zaidan saat ini?.

"Ohya, mobil itu dipakai pak Zaidan cuma statusnya pinjam pakai, ke sekretariat dewan, mobil jabatan beliau memang belum ada," jelas Robi.

Sementara itu, Pj Sekda Merangin Fajarman selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa pembelian mobil bupati lebih prioritas.

"Akan kita bahas kondisi, kalau dalam waktu dekat mobil pak bupati yang prioritas, karena kondisinya pasca kecelakaan cukup parah, komponennya tidak bisa diganti," kata Fajarman yang juga kepala BPKAD Merangin.

Lebih lanjut kata Fajarman untuk pembelian mobil dinas bupati Merangin sudah dipastikan dianggarkan di APBD Perubahan tahun 2021, sementara mobil pimpinan dewan masih melihat kondisi keuangan daerah.

"Soal mobil dewan kita bicarakan dulu, dan melihat kondisi keuangan, jika tidak ya anggaran tahun depan," pungkas calon kuat Sekda Merangin defenitif beberapa hari lalu (*).

(Himun Zuhri/Beritajam.net)