Dewan Akan Beli Mobnas Baru, Disisi Lain Tenaga Honorer PUPR Terancam 6 Bulan Tak Gajian

Ilustrasi tenaga honorer
Ilustrasi tenaga honorer /


MERANGIN,beritajam.net - Rencana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin ditengah anggaran daerah yang sedang 'sakit' akan membeli mobil dinas baru melalui APBD Perubahan tahun 2021 ini.

Rencana ini mendapat protes keras dari ketua DPD KNPI Merangin Marliyos, menurutnya membayar hutang kepada rekanan (kontraktor) jauh lebih prioritas dari pada daerah menggelontorkan uang untuk membeli mobil pimpinan dewan.

Sementara itu, sekitar 149 tenaga honorer Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Merangin terancam tak gajian selama enam bulan karena tak ada anggaran.

Dinas yang saat ini dibawah komando Aspan membutuhkan anggaran sekitar 900 jutaan untuk membayar gaji yang awalnya hanya dianggarkan untuk enam bulan pada tahun 2021.

Tentu, dengan harapan ada penambahan anggaran gaji tenaga honorer di APBD Perubahan 2021 namun jika tidak ada anggaran dipastikan ratusan para tenaga honorer tak menerima gaji.

Hal ini seperti dikatakan Kepala DPUPR Merangin Aspan saat dibincangi beritajam.net Rabu (15/9/2021). Aspan membenarkan bahwa ia membutuhkan anggaran sekitar 900 jutaan untuk membayar gaji tenaga honorer.

"Ya, tenaga honorer di PU ini sekitar 149 orang dan kami butuh anggaran sekitar 900 jutaan untuk membayar gaji mereka, dan solusinya ditambah di APBD Perubahan, jika tidak ya tak gajian," kata Aspan.

Diketahui, selain menanggung beban gaji para tenaga honorer, DPUPR juga masih menyisakan utang sebesar 14 milir kepada rekanan atau kontraktor atas hutang pekerjaan fisik tahun anggaran 2020 lalu (*).

(Himun Zuhri/Beritajam.net)