Dr. Yesi Elfisa: Baznas Beri Bantuan Pendidikan Sejak 2018 Lalu

Datangi Kampus STKIP YPM Bangko, Baznas Merangin Sosialisasikan Program Kerja

Sosialisasi Progja Baznas Merangin di Aula Kampus STKIP YPM Bangko
Sosialisasi Progja Baznas Merangin di Aula Kampus STKIP YPM Bangko /


MERANGIN,beritajam.net - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Merangin yang dikomandoi oleh Syafruddin Hadi mengunjungi kampus STKIP YPM Bangko pada Senin (27/9/2021) lalu dan disambut ketua STKIP Dr. Yesi Elfisa.

Kedatangan ketua bersama para tiga wakil ketua Baznas Merangin diantaranya KH. Abdul Kholik, KH. Sabaruddin dan Wakil H. Marzuki Yahya juga staf dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi program kerja.

Dalam sambutannya ketua STKIP YPM Bangko mengatakan ini kali pertama Baznas Merangin mengunjungi STKIP YPM Bangko. Meski demikian STKIP sejak tahun 2018 lalu telah menerima bantuan pendidikan dari lembaga pengelola zakat ini.

"Ini Informasi untuk kita semua, walaupun Baznas Merangin secara fisik baru berkunjung kesini, namun telah memberikan bantuan pendidikan sejak 2018 dan mencapai angka 120 juta lebih" ujar Dr. Yesi Ketua STKIP YPM Bangko.

Selanjutnya, Dr. Yesi mengucapkan terima kasih atas bantuan Baznas kepada pihak kampus yang ia pimpin saat ini dan sekaligus menyampaikan harapannya ke depan.

"Atas bantuan selama ini tentu kami ucapkan terimakasih, Harapan kami ke depan dengan bantuan yang lebih besar lagi dapat menjadi solusi untuk anak- anak Merangin yang membutuhkan dapat melanjutkan kuliahnya," tambah Dr. Yesi.

Sementara itu, ada Lima program kerja yang disampaikan ketua Baznas Merangin dalam kegiatan sosialisasi tersebut yakni Pertama, Merangin Sejahtera. Kedua, Program Merangin Pintar. Tiga, Program Merangin Sehat. Empat, Program Merangin peduli dan Terakhir program Merangin Religius.

Selain itu, Basnas Merangin mempunyai program yang diberi nama GEBU ( Gerakan Seribu) merupakan celengan yang terdiri dari kapsul dan lumbun yang dititipkan kepada masyarakat Merangin yang berkecukupan secara ekonomi.

Syafruddin Hadi menyampaikan bahwa saat ini penduduk Merangin berjumlah 383.480 jiwa berdasarkan data statistik dan penduduk miskin berjumlah 32.880 orang. Dari angka kemiskinan itu menjadi tanggungjawab bersama.

"Kalau 100.000 orang saja yang berinfak Rp.1000/hari maka akan terkumpul 100 juta. Dengan demikian akan banyak kegiatan untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar H. Syafruddin Hadi yang juga alumni STKIP ini.

Kepada pihak Kampus, ia juga menawarkan program Baznas lainnya yakni UPZ (Unit Pengumpulan Zakat) dalam menjalankan program ini melibatkan mahasiswa sebagai relawannya.

“Kita butuh tenaga sukarelawan yang bertugas di lapangan untuk menyebarkan kapsul dan lumbung. Relawan yang handal, jujur, bertaqwa dan memiliki kemauan yang tinggi dalam bekerja," tambah Syafruddin Hadi.

Diketahui pada tahun 2020 saja STKIP mendapat bantuan pendidikan untuk 15 mahasiswa, bantuan maksimal sebesar Rp. 2.500.000 untuk membayar tunggakan biaya kuliah dengan kriteria diantaranya mahasiswa aktif dari keluarga kurang mampu dengan minimal IPK 3,25.

Fathuriati Soleha mahasiswa Jurusan PBSI merupakan salah satu mahasiswi yang menerima bantuan tersebut merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya, dan ia menyatakan siap menjadi relawan dalam program UPZ Baznas Merangin.

"Saya terima kasih sekali atas bantuan ini, dan saya siap menjadi relawan UPZ untuk mewakili mahasiswa STKIP YPM Bangko", ujarnya dara manis yang dibincangi beritajam.net beberapa waktu lalu.

Penulis : Putri Neldia
Editor    : Himun Zuhri