*Golkar Usulkan Harmaini Mantan Bendahara DPC PDI Perjuangan

Ceritakan dengan Gubernur Jambi soal Ramoy, Fendi: Jangan Ada Indikasi Saya Kondisikan Ramoy Mendadak

Ketua DPD II Partai Golkar Merangin Herman Efendi, ST., MM
Ketua DPD II Partai Golkar Merangin Herman Efendi, ST., MM /


MERANGIN,beritajam.net - Ketua DPD II Partai Golkar Merangin Herman Efendi 'keukeh' mengatakan usulan nama Harmaini alias Ramoy exs politisi PDIP Perjuangan sebagai Cawabup dari Golkar bukan keinginannya pribadi.

"Tidak ada kemauan saya pribadi, oh mentang-mentang Ramoy orang Tabir?, Tidak. Lillahi Ta'ala," ujar Fendi meyakinkan awak media melalui sumpahnya, saat diwawancarai awak media, Senin (13/9/2021) malam.

Baca Juga: Golkar Usulkan Exs Bendahara PDIP Sebagai Cawabup Merangin, Herman Efendi: Tidak Kemauan Saya Pribadi, Lillahi ta'ala

Bahkan, untuk lebih meyakinkan itu ia juga sudah menceritakan langsung kepada gubernur Jambi Dr Al Haris yang notabene saat ini sebagai politisi Partai Amanat Nasional (PAN). Fendi tak ingin dituding mengkondisikan cawabup secara mendadak.

"Saya sudah sampaikan itu, bahkan dengan bapak Gubernur saya sudah ceritakan. Jangan ada indikasi mengatakan saya mengkondisikan Ramoy secara mendadak untuk menjadi calon wakil bupati di Golkar," lanjut Fendi.

Namun dijelaskan Fendi, nama Ramoy telah masuk ke jajaran pengurus DPD Partai Golkar Merangin sebelum diusulkan sebagai Cawabup ke DPP Partai Golkar untuk mendapat rekomendasi.

"Artinya, Ramoy masuk pengurus saat saya terpilih aklamasi sebagai ketua DPD," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa dalam rangka pengisian kekosongan wakil bupati Merangin sisa masa jabatan 2018-2023, sebagai Partai Pengusung Golkar berhak mengajukan nama calon wakil bupati.

Dan, Partai Golkar Merangin telah mengajukan tiga nama ke DPP Golkar yakni Harmaini, Fakhrusin Ilyas dan Asmawi. Kabarnya jauh sebelum ini Golkar telah mengusulkan nama Harmaini alias Ramoy hanya saja nama tersebut 'mental' di DPP.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bahwa DPP Partai Golkar tak memproses usulan satu nama saja, tetapi ia meminta tiga nama. Yang diusul Golkar ketika itu adalah exs Politisi PDI Perjuangan Harmaini (*).

(Himun Zuhri/Beritajam.net)