Beri Catatan Usai PSU, Kopipede Jambi Berharap Semua Pihak Legowo dan 01 Tak Gugat Lagi ke MK

Mochammad Farisi, LL.M
Mochammad Farisi, LL.M /


JAMBI,beritajam.net -- Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (Kopipede) Provinsi Jambi memberi catatan terhadap pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Jambi.

PSU yang digelar di 88 TPS, 41 Desa, 15 Kecamatan dan 5 Kabupaten/kota, pasca Putusan MK Nomor 130 tahun 2021 tak luput dari pantauan Kopipede Jambi, dari tahapan persiapan hingga pelaksanaan.

Menurut ketua Kopipede Provinsi Jambi Mochammad Farisi bahwa PSU dipersiapkan dengan baik, dan ini berkat koordinasi yang intens atara KPU, Bawaslu, Polda Jambi dan Pemerintah Daerah serta stake holder terkait.

"Seperti persiapan teknis terkait perlengkapan TPS lancar, rekruitmen penyelenggara adhoc lancar serta
koordinasi terkait pengamanan dari Polda dan pakta integritas pasangan calon juga lancar," ujarnya.

Memang, lanjut Farisi terjadi beberapa kali aksi demo terhadap KPU terkait netralitas dan integritas penyelenggara, namun semua aksi tetap berjalan tertib dan lancar.

Disamping itu, KPU, Bawaslu dan DKPP RI hadir di Jambi melakukan supervisi, Polda Jambi menggelar patroli pengamanan skala besar, sehingga penyelenggaraan PSU lebih teliti dan dilakukan dengan pengawasan ketat.

"Terdapat isu dan pemberitaan terkait politik uang dan pembagian sembako, diharapkan Bawaslu bisa segera menyelesaikan penyelidikan dan menyampaikan hasilnya ke masyarakat," pinta dosen Fakultas Hukum Unja ini.

Sementara sambung Farisi, catatan pada hari H pencoblosan, Kamis 27 Mei 2021 secara umum berjalan dengan aman dan damai serta protokol kesehatan dijalankan dengan taat dan baik.

"Terhadap partisipasi masyarakat di 88 TPS terjadi peningkatan dibandingkan saat pilkada 9 Desember 2020 lalu. Memang ada kejadian terkait warga yang tak bisa memilih karena pemekaran wilayah desa dan alamat di KTP-nya belum dirubah, itu sudah dicarikan solusi," kata Farisi.

Hasil real count beberapa lembaga perolehan suara PSU, Paslon 03 Haris-Sani unggul dari Paslon 01 CE-Ratu, dengan demikian secara kumulatif Haris – Sani menang. Namun demikian, tetap harus menunggu rekapitulasi dan keputusan resmi dari KPU Provinsi Jambi.

"Bila dihitung selisih suara paslon 01 dan 03 masih berada di ambang batas syarat mengajukan gugatan ke MK, namun harapan kami tidak terjadi lagi gugatan dari paslon 01. CE-Ratu ke MK. Dan semua pihak bisa legowo dengan hasil PSU, terjadi rekonsiliasi dan mulai focus untuk membangun Jambi," ujar Farisi berharap.

Tak lupa ia sampaikan, Kopipede mengapresiasi dan memberikan selamat kepada penyelenggara KPU, Bawaslu, Polda Jambi, pasangan calon, partai politik dan seluruh lapisan masyarakat Jambi yang melaksanakan PSU secara demokratis.

"Semoga PSU menjadi evaluasi dan pembelajaran demokrasi yang berharga bagi masyarakat Jambi, semoga kualitas demokrasi Jambi ke depan menjadi lebih baik," pungkas moderator Debat Publik Pilkada Jambi 2020 lalu (*).

(Himun Zuhri/Beritajam.net)